“Kompetensi SDM Penataan Ruang Perlu Ditingkatkan”

Saat ini Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kompetensi dibidang penataan ruang masih terbatas. Oleh karenanya perlu upaya peningkatan kompetensi SDM, salah satunya melalui penyelenggaraan forum ini. Hal tersebut terungkap pada Forum Pengembangan Penataan Ruang yang diprakarsai oleh Balai Informasi Penataan Ruang (BIPR) di Sanur, Bali (26/7).

“kita belum memiliki data kompetensi SDM bidang penataan ruang di daerah, serta data tenaga ahli yang ada di konsultan yang telah menjalani pelatihan penataan ruang, karenanya perlu memperkuat mitra kita,” ujar Ketua Bidang Kajian dan Perencanaan Ikatan Ahli Perencana (IAP) Indonesia Yayat Supriatna.

Mitra yang dimaksudkan tidak sebatas tenaga ahli konsultan saja, namun juga perguruan tinggi dan pengembang. Khusus untuk tenaga ahli konsultan terjadi krisis tenaga pendamping untuk penyelesaian RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) di daerah, imbuh Yayat.

Kepala BIPR Made Bagus Budihardjo menegaskan, BIPR akan mengembangkan pelatihan yang bersifat mandiri aparatur dan non-aparatur. Substansi pelatihan tidak hanya mencakup aspek perencanaan saja, namun juga konteks pemanfaatan dan pengendalian, serta dapat menjawab permasalahan di daerah yang masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda. Pelatihan mandiri ini diharapkan dapat melengkapi pelatihan penataan ruang di Indonesia, sehingga kompetensi SDM bidang penataan ruang dapat ditingkatkan.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menghasilkan pandangan-pandangan konstruktif untuk menyikapi isu dan permasalahan penataan ruang di Indonesia, khususnya terkait SDM penataan ruang. Hal ini dimaksudkan sebagai bahan pertimbangan bagi penyempurnaan konsep pengembangan kapasitas SDM yang dilaksanakan oleh Direktur Jenderal Penataan Ruang.
Forum tersebut membahas beberapa aspek, antara lain mengenai Grand Design dalam rangka peningkatan kompetensi SDM bidang penataan ruang, tema pelatihan untuk SDM bidang penataan ruang, dan pengembangan pelatihan bidang penataan ruang secara mandiri.

Forum ini dihadiri oleh para pakar, baik yang berasal dari instansi pemerintah pusat maupun daerah, perguruan tinggi serta asosiasi profesi, antara lain Direktorat Jenderal Penataan Ruang, Pusdiklat (Pusat Pendidikan dan Pelatihan) Pekerjaan Umum, Bappeda Provinsi Riau, Provinsi Sulawesi Selatan, Bali, Dinas PU Provinsi Bali, Universitas Tarumanegara, Universitas Udayana, Universitas Warmadewa, Universitas Hindu Indonesia, Universitas Hasanuddin, IAP dan TU-Delft. (shn/nik)

Sumber : admintaru_280711 (www.penataanruang.net)

About ilmutatakota

All about city planning science. Sharing knowledge about urban planning to my respectful Tweetizens :) View all posts by ilmutatakota

One response to ““Kompetensi SDM Penataan Ruang Perlu Ditingkatkan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: